A. Gambaran Umum Dunia Kerja

Usaha Jasa Makanan merupakan suatu profesi yang mempunyai lapangan kerja dengan keragaman yang berbeda-beda. Di antara lapangan kerja yang dapat ditumbuhkembangkan oleh para peminat yang profesional mulai dari yang sederhana sampai yang berwawasan global seperti, usaha makanan keluarga (home industri), rumah makan, jasa boga (catering) dan wisata kulineri. Oleh karena makanan merupakan kebutuhan pokok, karena tanpa makan orang tidak bisa bekerja, maka usaha makanan adalah suatu usaha yang banyak digemari oleh anggota masyarakat. Dengan demikian perlu disusun dan diberlakukannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang Usaha Jasa Makanan yang dapat digunakan sebagai rujukan untuk menghasilkan pengusaha boga yang profesional, bermutu global dan mempunyai saing Internasional.

Profil lulusan Program Vokasi D-IV Bisnis Jasa Makanan Program Vokasi UAD ditetapkan melaui rapat internal Program Vokasi dan workshop dengan beberapa stakeholder maupun asosiasi profesi. Lulusan PS D-IV Bisnis Jasa Makanan Program Vokasi UAD diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Sektor Pariwisata Bidang Jasa Boga. Standar ini diputuskan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor: PER.125/MEN/V/2011. Standar ini kemudian dikolaborasikan dengan kebutuhan masyarakat, pengembangan keilmuan, dan karakteristik Universitas Ahmad Dahlan. Dengan diterapkannya Mutual Recognition Agreement (MRA) dan tingginya tuntutan dari konsumen terhadap kualitas produk dan layanan industri jasa boga maka sangatlah dibutuhkan sebuah acuan yang dapat mengakomodir baik itu perluasan permintaan maupun perubahan tingkat kepuasan konsumen terhadap produk dan layanan dalam industri jasa boga.

 

B. Okupasi Lapangan Pekerjaan Lulusan

Lulusan PS D-IV Bisnis Jasa Makanan, Program Vokasi UAD dididik untuk menguasai kemampuan-kemampuan dasar untuk bersaing dalam dunia kerja. Adapun okupasi lapangan pekerkaan lulusan adalah sebagai berikut:

1. Praktisi dalam bidang industri

  • Mampu mempelajari berbagai menu masakan, menguasai teknik memasak, mahir melakukan food costing, serta food and baverage managing.
  • Mampu melakukan pengawasan tehadap kualitas produk pangan, manajemen mutu, memberikan pelayanan dan penyajian yang istimewa, dan dapat berkreasi menghasilkan berbagai inovasi produk makanan.

2. Praktisi wirausaha

  • Mampu mendesai sebuah industri, serta merancang, membuat, mengembangkan, dan memasarkan produk pangan.
  • Mengerti konsep manajemen keuangan industri, inovasi produk, pengemasan, manajemen mutu, dan peningkatan daya tahan produk.

3. Guru SMK Tata Boga

  • Mampu mengajarkan, mendampingi, membina, dan mengevaluasi kompetensi Tata Boga kepada siswa/i SMK Tata Boga.
  • Mampu meningkatkan daya kreativitas siswa/i SMK Tata Boga untuk
    mengkreasikan berbagai inovasi sajian makanan.

 

C. Kompetensi Lulusan

1. Kompetensi Inti

  • Mengumpulkan, menganalisa, dan mengorganisasikan informasi
  • Mengkomunikasikan ide dan informasi
  • Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan
  • Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok
  • Menggunakan gagasan secara matematis dan teknis
  • Memecahkan masalah
  • Menggunakan teknologi

2. Kompetensi Fungsional

  • Menentukan sistem industri jasa boga
  • Menyiapkan tender kontrak industri jasa boga
  • Mengatur fasilitas sesuai kontrak dalam industri jasa boga
  • Melaksanakan acara pesta
  • Merancang menu untuk memenuhi kebutuhan pasar
  • Mengatur kerjasama antara bagian dapur dan pelayanan
  • Menyiapkan makanan dan minuman sesuai dengan hidangan tertentu dan kebutuhan tradisi
  • Menerapkan prinsip-prinsip kontrol industri jasa boga
  • Menerapkan proses produksi cook-chill
  • Mengoperasikan gerai makanan dan minuman cepat saji
  • Mengemas makanan dan minuman
  • Mengirimkan makanan dan minuman dengan cara yang aman, bersih, cepat, dan tepat