Pelatihan Pembuatan Brownies Krispi Tepung Singkong bagi oleh Mahasiswa KKN UAD
Pada hari Selasa, tanggal 10 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Program Kerja (Proker) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Kelompok X.A.3 Universitas Ahmad Dahlan yang bertempat di Dusun Kwarasan Wetan, Kelurahan Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa yang berfokus pada pengembangan potensi lokal melalui inovasi olahan produk berbahan lokal.

Pelatihan Pembuatan Brownies Krispi Tepung Singkong – Yudha
Adapun kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan inovasi produk olahan berbahan dasar singkong, dengan hasil produk berupa Brownies Krispi Tepung Singkong. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK Dusun Kwarasan Wetan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi.

Proses Pembuatan Brownies Krispi Tepung Singkong – Yudha
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon yang sangat baik dari para peserta. Ibu-ibu PKK mengikuti kegiatan dengan antusias, mulai dari penyampaian materi, praktik pembuatan brownies krispi tepung singkong, hingga diskusi mengenai pengemasan serta potensi pemasaran produk. Mahasiswa KKN Reguler 155 Kelompok X.A.3 berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping selama kegiatan berlangsung. Selain praktik pembuatan produk, tim KKN juga memberikan edukasi mengenai pentingnya standarisasi resep, perhitungan sederhana biaya produksi, serta strategi penentuan harga jual agar produk memiliki daya saing di pasar. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini tidak hanya bersifat pelatihan, tetapi juga membangun motivasi kewirausahaan bagi ibu- ibu PKK agar lebih percaya diri dalam memulai usaha berbasis potensi lokal.

Hasil Brownies Krispi Tepung Singkong – Yudha
Dalam kegiatan ini, tim KKN UAD juga memberikan edukasi singkat mengenai kandungan gizi tepung singkong sebagai sumber karbohidrat, serat, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi, serta sifatnya yang bebas gluten sehingga dapat menjadi alternatif pangan yang lebih inklusif. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat memahami bahwa singkong memiliki nilai gizi sekaligus potensi ekonomi. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK Dusun Kwarasan Wetan mampu mengembangkan Brownies Krispi Tepung Singkong secara mandiri dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

























